Psoriasis – Dermatosis Eritroskuamosa

Psoriasis adalah penyakit yang penyebabnya autoimun, bersifat kronik dan residif, ditandai dengan adanya bercak-bercak eritema berbatas tegas dengan skuama kasar, berlapis-lapis dan transparan; disertai fenomena tetesan lilin, Auspitz dan Kobner.

Etiopatologi psoriasis berhubungan dengan :

  • faktor genetik : HLA
  • faktor imunologik : sel T, penyaji antigen/dermal, keratinosit
  • faktor pencetus : stress psikis, infeksi fokal, trauma (fenomena Kobner), endokrin, gangguan metabolik, obat, alkohol, merokok.

Insidensi : lebih banyak pada orang kulit putih. Puncak insidensinya pada usia pubertas dan menopause.

Gejalanya : gatal ringan.

Predileksi :

  • skalp
  • perbatasan skalp dengan wajah
  • ekstremitas bagian ekstensor, terutama siku dan lutut
  • daerah lumbosakral

Kelainan kulit : bercak-bercak eritema yang meninggi (plak), dengan skuama di atasnya.

Fenomena tetesan lilin : skuama yang berubah warnanya menjadi putih pada goresan, seperti lilin yang digores, disebabkan oleh berubahnya indeks bias.

Fenomena Auspitz : tampak serum atau darah berbintik-bintik yang disebabkan oleh papilomatous.

Bentuk klinis :

  • psoriasis vulgaris
  • psoriasis gutata
  • psoriasis inversa
  • psoriasis eksudativa
  • psoriasis seboroik
  • psoriasis pustulosa (Barber dan von Zumbusch)
  • eritroderma psoriasis

 

 

 

 

Posted on December 7, 2010, in Kulit Kelamin and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: